{"id":827,"date":"2021-02-05T17:33:47","date_gmt":"2021-02-05T17:33:47","guid":{"rendered":"https:\/\/imilkom.usu.ac.id\/?p=827"},"modified":"2021-02-05T17:35:31","modified_gmt":"2021-02-05T17:35:31","slug":"5-cara-meningkatkan-fps-game-di-laptop-maupun-pc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/imilkom.usu.ac.id\/?p=827","title":{"rendered":"5 Cara Meningkatkan FPS Game di Laptop maupun PC"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/berita.teknologi.id\/uploads\/article\/1612432614_image.png\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>\u00a0<\/strong>Setiap\u00a0Laptop maupun PC mempunyai spesifikasi yang berbeda-beda sehingga performanya pun pasti berbeda, terutama saat bermain game.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap game terutama game kelas berat umumnya mempunyai spesifikasi minimal agar lancar saat dimainkan. Kelancaran tersebut salah satunya dilihat dari jumlah Frame Per Second (FPS).<\/p>\n\n\n\n<p>Setidaknya untuk dapat nikmat saat dimainkan minimal mampu berjalan 60 FPS. Tetapi beberapa game yang tidak membutuhkan gerakan yang cepat, masih nikmat dimainkan pada 30-60 FPS.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi yang ingin menaikkan FPS dengan laptop atau PC saat ini, berikut 5 caranya yang dapat dicoba. Tetapi cara ini tidak menjamin keberhasilan 100 persen karena hardware yang mumpuni tentunya lebih berpengaruh.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Overclock laptop atau PC<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/berita.teknologi.id\/uploads\/article\/1612430570_image.png\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Beberapa komponen yang dapat kamu overclock adalah CPU, GPU, dan juga RAM. Selain lewat BIOS, biasanya terdapat pada settingan driver GPU.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk laptop non gaming yang biasanya menggunakan prosesor tipe &#8220;u&#8221; atau hemat daya, sebaiknya tidak melakukan langkah ini karena bukan dirancang untuk keperluan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Sesuaikan grafis game<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/berita.teknologi.id\/uploads\/article\/1612431010_image.png\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Didalam sebuah game, biasanya terdapat pengaturan yang dapat mengubah resolusi atau grafis. Sesuaikan dengan tingkat kemampuan laptop atau PC.<\/p>\n\n\n\n<p>Gunakan grafis terendah dan lihat jumlah FPS game tersebut apakah berada minimal diatas 30 FPS. Jika masih dibawah 30 FPS maka sebaiknya\u00a0 jangan paksakan menaikkan grafis<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><br>3. Update software dan VGA<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/berita.teknologi.id\/uploads\/article\/1612431235_image.png\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Bagi yang menggunakan Windows, seringkali terdapat update yang sebaiknya dilakukan karena dapat meningkatkan performa laptop atau PC tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, bagi laptop atau PC yang mempunyai VGA dedicated, sebaiknya juga rajin melihat apakah terdapat update pada situs resmi VGA tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika memang ada\u00a0<em>bug\u00a0<\/em>pada versi sebelumnya, bisa jadi ada peningkatan performa yang tergolong signifikan. Namun terkadang\u00a0<em>update software<\/em>\u00a0yang memakan kapasitas memori lebih banyak dapat memperlambat performa, khususnya pada hardware yang kurang mumpuni.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Bersihkan aplikasi yang berjalan di latar belakang<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/berita.teknologi.id\/uploads\/article\/1612431463_image.png\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Laptop atau PC berbeda dengan konsol games yang memang dibuat hanya untuk bermain game. Sedangkan laptop atau PC mempunyai tujuan dan sistem yang kompleks.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbagai aplikasi yang berjalan di latar belakang dapat memperlambat kinerja karena menggunakan CPU, GPU, RAM, ataupun Hard Disk\/SSD.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Tambah RAM atau VRAM<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/berita.teknologi.id\/uploads\/article\/1612432362_image.png\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Beberapa laptop yang menyediakan RAM<em>&nbsp;dual channel&nbsp;<\/em>sebaiknya dimanfaatkan dengan mengisinya. Apalagi jika menggunakan prosesor AMD.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi yang hanya terdapat satu slot RAM maka dapat melihat spesifikasi hardware maksimal kapasitas RAM yang mampu digunakan. Jika mampu 8 GB sedangkan saat ini hanya menggunakan 4 GB maka dapat menggantinya agar lebih lancar.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, dalam sebuah kartu grafis terdapat VRAM yang dapat diatur kapasitasnya. Jika mempunyai VRAM 4 GB maka bisa dialokasikan untuk kartu\u00a0 grafis sebesar 2 GB, sisanya untuk CPU dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>sumber:\u00a0https:\/\/teknologi.id\/game-esports\/5-cara-meningkatkan-fps-game-di-laptop-maupun-pc<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0Setiap\u00a0Laptop maupun PC mempunyai spesifikasi yang berbeda-beda sehingga performanya pun pasti berbeda, terutama saat bermain game. Setiap game terutama game kelas berat umumnya mempunyai spesifikasi minimal agar lancar saat dimainkan.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":828,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/imilkom.usu.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/827"}],"collection":[{"href":"https:\/\/imilkom.usu.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/imilkom.usu.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/imilkom.usu.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/imilkom.usu.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=827"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/imilkom.usu.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/827\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":829,"href":"https:\/\/imilkom.usu.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/827\/revisions\/829"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/imilkom.usu.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/828"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/imilkom.usu.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=827"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/imilkom.usu.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=827"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/imilkom.usu.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=827"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}